Cara Mengembalikan File yang Terhapus dengan Recuva

Apakah Anda pernah mengalami kejadian di mana Anda secara tidak sengaja menghapus file penting dari komputer atau perangkat penyimpanan eksternal Anda? Jika iya, jangan panik! Ada solusi yang dapat membantu Anda mendapatkan kembali file-file yang terhapus tersebut. Salah satu software yang sangat direkomendasikan adalah Recuva.

Recuva adalah sebuah program gratis yang digunakan untuk mengembalikan file yang terhapus secara tidak sengaja. Dengan menggunakan algoritma pemulihan yang canggih, Recuva mampu melakukan pemindaian pada perangkat penyimpanan Anda dan menemukan file-file yang telah terhapus. Selain itu, Recuva juga dapat mengembalikan file yang hilang karena terformat atau rusak. Dengan berbagai fitur dan kemampuannya yang handal, Recuva dapat menjadi penyelamat bagi Anda yang kehilangan file-file penting.

1. Mengunduh dan Memasang Recuva

Pertama, Anda perlu mengunduh dan memasang Recuva di komputer Anda. Pastikan Anda mengunduhnya dari sumber yang terpercaya, seperti situs resmi Piriform, pengembang Recuva. Setelah proses pengunduhan selesai, ikuti langkah-langkah instalasi yang diberikan oleh wizard instalasi Recuva. Setelah selesai, Anda siap untuk memulai pemulihan file yang terhapus.

Setelah Recuva terpasang di komputer Anda, buka program tersebut. Anda akan disambut dengan tampilan awal Recuva yang sederhana dan mudah dipahami. Pada tampilan ini, Anda akan diminta untuk memilih jenis file yang ingin Anda pulihkan, seperti gambar, video, dokumen, dan lain sebagainya. Anda juga dapat memilih opsi “Semua File” jika Anda ingin mencari semua jenis file yang terhapus.

2. Memilih Lokasi Pemindaian

Setelah Anda memilih jenis file yang ingin dipulihkan, langkah berikutnya adalah memilih lokasi pemindaian. Anda dapat memilih untuk memindai seluruh komputer Anda, atau jika Anda tahu di mana file tersebut terhapus, Anda dapat memilih lokasi tertentu, seperti folder atau drive tertentu. Pilih lokasi yang paling relevan dengan file yang ingin Anda pulihkan untuk mempercepat proses pemindaian.

Selanjutnya, Anda akan diberikan opsi untuk melakukan pemindaian cepat atau pemindaian mendalam. Pemindaian cepat akan memindai file-file yang terhapus dalam waktu singkat, sementara pemindaian mendalam akan memeriksa seluruh drive secara menyeluruh. Jika Anda tidak menemukan file yang diinginkan setelah pemindaian cepat, Anda dapat mencoba pemindaian mendalam untuk peluang yang lebih besar dalam memulihkan file tersebut.

3. Menunggu Pemindaian Selesai

Setelah Anda menentukan jenis file dan lokasi pemindaian, Recuva akan memulai proses pemindaian. Proses ini dapat memakan waktu tergantung pada ukuran drive dan jumlah file yang terhapus. Anda dapat melihat kemajuan pemindaian pada jendela Recuva dan jumlah file yang telah ditemukan.

Saat menunggu pemindaian selesai, penting untuk tidak mengganggu proses tersebut atau melakukan aktivitas lain yang dapat membebani komputer Anda. Biarkan Recuva bekerja dengan optimal untuk memaksimalkan peluang pemulihan file yang terhapus.

4. Mempulihkan File yang Terhapus

Setelah pemindaian selesai, Recuva akan menampilkan daftar file yang berhasil ditemukan. Anda dapat menggunakan fitur pencarian bawaan atau melakukan penyortiran berdasarkan nama, ukuran, atau tanggal pembuatan file untuk mempermudah pencarian file yang diinginkan. Setelah menemukan file yang ingin Anda pulihkan, centang kotak di sebelah nama file tersebut.

Jika file yang ingin Anda pulihkan berada di lokasi yang sama dengan saat terhapus, Anda dapat memulihkannya dengan mengklik tombol “Pulihkan” di bagian bawah jendela Recuva. Namun, jika file tersebut berada di lokasi lain, pastikan Anda memilih lokasi tujuan yang berbeda untuk menghindari penimpaan file yang ada.

5. Tindakan Pencegahan di Masa Depan

Setelah berhasil mengembalikan file yang terhapus dengan Recuva, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk menghindari kehilangan file di masa depan. Pertama, selalu melakukan backup secara teratur untuk menyimpan salinan file-file penting Anda. Gunakan perangkat penyimpanan eksternal atau layanan cloud untuk menyimpan backup file-file tersebut.

Kedua, berhati-hatilah saat menghapus file. Pastikan Anda benar-benar ingin menghapus file tersebut sebelum mengklik tombol “Hapus”. Selalu periksa kembali isi folder atau drive sebelum menghapusnya secara permanen.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah mengembalikan file yang terhapus dengan menggunakan Recuva. Ingatlah untuk selalu berhati-hati dan melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari kehilangan file di masa depan. Jangan biarkan file-file Anda hilang selamanya!