Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Memori Eksternal

Memori eksternal seperti flash drive dan kartu SD adalah alat yang sangat berguna untuk menyimpan dan mentransfer data. Namun, seringkali kita menghapus file yang penting secara tidak sengaja atau memformat memori eksternal tanpa sengaja. Jika Anda mengalami masalah ini, jangan khawatir! Artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara mengembalikan file yang terhapus di memori eksternal.

Sebelum kita mulai, penting untuk diingat bahwa semakin cepat Anda bertindak, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengembalikan file yang terhapus. Jadi, segera hentikan penggunaan memori eksternal setelah Anda menyadari bahwa file telah terhapus atau memori telah diformat. Jangan menambahkan atau menghapus file apapun di dalam memori eksternal, karena hal ini dapat menggantikan data yang hilang dan membuatnya tidak bisa dipulihkan.

1. Menggunakan Recycle Bin

Jika Anda telah menghapus file di memori eksternal menggunakan komputer, langkah pertama yang harus Anda coba adalah memeriksa Recycle Bin. Ketika kita menghapus file dari memori eksternal yang terhubung ke komputer, file tersebut sering kali tidak langsung dihapus secara permanen. Mereka hanya dipindahkan ke Recycle Bin. Jadi, pastikan Anda memeriksa Recycle Bin terlebih dahulu sebelum mencari metode pemulihan data yang lain.

Jika file yang ingin Anda pulihkan ada di Recycle Bin, cukup klik kanan pada file tersebut dan pilih “Restore” untuk mengembalikannya ke lokasi asal di memori eksternal Anda.

Jika file tidak ada di Recycle Bin, lanjutkan ke metode pemulihan data yang lain.

2. Menggunakan Software Pemulihan Data

Jika file yang ingin Anda pulihkan tidak ada di Recycle Bin, Anda dapat menggunakan software pemulihan data untuk mengembalikan file yang terhapus di memori eksternal. Ada banyak software yang tersedia secara gratis atau berbayar yang dapat Anda gunakan untuk tujuan ini. Beberapa software populer termasuk Recuva, EaseUS Data Recovery Wizard, dan Disk Drill.

Untuk menggunakan software pemulihan data, Anda perlu mengunduh dan menginstalnya di komputer Anda. Setelah itu, sambungkan memori eksternal yang ingin Anda pulihkan ke komputer dan jalankan software pemulihan data. Software akan memindai memori eksternal Anda dan menampilkan daftar file yang dapat dipulihkan. Pilih file yang ingin Anda kembalikan dan ikuti petunjuk untuk menyelesaikan proses pemulihan.

Harap diingat bahwa tidak semua file yang terhapus dapat dipulihkan sepenuhnya. Kemungkinan pemulihan tergantung pada sejumlah faktor, termasuk seberapa lama file tersebut telah terhapus dan seberapa banyak data yang telah ditulis ke dalam memori eksternal setelah file tersebut terhapus.

3. Menggunakan Command Prompt

Jika Anda memiliki pengetahuan teknis yang lebih lanjut, Anda dapat menggunakan Command Prompt untuk mengembalikan file yang terhapus di memori eksternal. Command Prompt adalah alat yang ada di dalam sistem operasi Windows yang memungkinkan Anda untuk menjalankan perintah melalui antarmuka teks.

Untuk menggunakan Command Prompt, hubungkan memori eksternal ke komputer Anda dan buka Command Prompt dengan cara menekan tombol Windows + R dan memasukkan “cmd” di jendela yang muncul. Setelah Command Prompt terbuka, ketik perintah “chkdsk /f [drive letter]:” (misalnya, “chkdsk /f E:”) dan tekan Enter. Command Prompt akan memeriksa dan memperbaiki kesalahan pada memori eksternal Anda, dan mungkin juga dapat mengembalikan file yang terhapus.

Harap diingat bahwa penggunaan Command Prompt untuk mengembalikan file yang terhapus memerlukan pengetahuan teknis yang cukup, dan tindakan yang salah dapat menyebabkan kerusakan pada data yang tersisa di memori eksternal. Jadi, pastikan Anda tahu apa yang Anda lakukan sebelum mencoba metode ini.

4. Menggunakan Backup

Jika Anda telah membuat salinan cadangan (backup) file yang ada di memori eksternal Anda sebelumnya, Anda dapat mengembalikan file yang terhapus dengan mudah. Cek perangkat penyimpanan lainnya seperti komputer, hard drive eksternal, atau layanan cloud seperti Google Drive atau Dropbox untuk mencari salinan cadangan file yang hilang.

Jika Anda menemukan salinan cadangan, cukup kembalikan file tersebut ke memori eksternal Anda dengan menyalinnya ke lokasi asal. Jika Anda belum membuat salinan cadangan sebelumnya, pastikan untuk membuat kebiasaan rutin untuk membuat salinan cadangan file Anda di masa depan. Ini akan membantu Anda menghindari kehilangan data yang berharga jika terjadi kesalahan atau kejadian tak terduga lainnya.

Jika Anda tidak memiliki salinan cadangan, lanjutkan ke metode pemulihan data lainnya.

5. Menggunakan Layanan Pemulihan Data Profesional

Jika semua metode di atas gagal atau Anda tidak ingin mencobanya sendiri, Anda dapat menghubungi layanan pemulihan data profesional. Layanan ini memiliki peralatan dan keahlian khusus untuk mengembalikan file yang terhapus di memori eksternal. Namun, perlu diingat bahwa layanan ini biasanya cukup mahal dan tidak ada jaminan 100% bahwa file Anda dapat dipulihkan sepenuhnya.

Sebelum Anda memilih layanan pemulihan data, pastikan untuk melakukan penelitian dan membaca ulasan dari pengguna sebelumnya. Pilihlah penyedia layanan yang terpercaya dan memiliki rekam jejak yang baik dalam pemulihan data.

Dalam kesimpulan, kehilangan file yang penting di memori eksternal bisa sangat mengecewakan. Namun, dengan menggunakan beberapa metode pemulihan data yang tepat, Anda masih memiliki kesempatan untuk mengembalikan file yang terhapus. Ingatlah untuk segera berhenti menggunakan memori eksternal setelah menyadari bahwa file telah terhapus, dan selalu membuat salinan cadangan file penting Anda untuk menghindari kehilangan data di masa depan.