Cara Mengembalikan File yang Terhapus Tidak Ada di Recycle Bin

Apakah Anda pernah mengalami kejadian di mana file yang penting sengaja atau tidak sengaja terhapus dari komputer Anda dan Anda tidak menemukannya di Recycle Bin? Jangan panik! Anda masih memiliki peluang untuk mengembalikan file tersebut. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara mengembalikan file yang terhapus dan tidak ada di Recycle Bin dengan mudah dan efektif.

Saat file dihapus dari komputer, biasanya akan masuk ke Recycle Bin terlebih dahulu sebelum benar-benar dihapus secara permanen. Namun, ada beberapa situasi di mana file yang terhapus tidak masuk ke Recycle Bin, seperti ketika file dihapus menggunakan kombinasi tombol Shift + Delete atau ketika file dihapus dari perangkat penyimpanan eksternal seperti flash drive atau kartu memori. Dalam kasus seperti ini, Anda harus mengambil langkah-langkah tambahan untuk mengembalikan file yang terhapus.

1. Menggunakan Fitur Restore Previous Versions

Jika file yang terhapus adalah bagian dari dokumen atau folder, Anda dapat mencoba menggunakan fitur “Restore Previous Versions” yang ada di sistem operasi Windows. Fitur ini memungkinkan Anda mengembalikan versi sebelumnya dari file atau folder yang mungkin telah dihapus atau diubah. Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:

Pertama, buka folder tempat file atau folder yang terhapus berada. Klik kanan pada folder tersebut dan pilih “Restore Previous Versions” dari menu yang muncul. Jendela baru akan terbuka dengan daftar versi sebelumnya dari file atau folder tersebut. Pilih versi yang ingin Anda pulihkan dan klik tombol “Restore”. Sistem operasi akan mengembalikan versi sebelumnya dari file atau folder tersebut ke lokasi aslinya.

Fitur “Restore Previous Versions” hanya tersedia di beberapa edisi Windows, seperti Windows 7, 8, dan 10. Jika Anda menggunakan versi Windows yang tidak memiliki fitur ini, Anda dapat mencoba langkah-langkah lain yang akan dibahas selanjutnya.

2. Menggunakan Software Recovery

Jika file yang terhapus tidak dapat dipulihkan dengan metode sebelumnya, Anda dapat mencoba menggunakan software recovery file. Ada banyak software recovery file yang tersedia secara gratis atau berbayar di internet. Software seperti Recuva, EaseUS Data Recovery Wizard, dan MiniTool Power Data Recovery adalah beberapa contoh software yang dapat Anda gunakan.

Untuk menggunakan software recovery file, Anda perlu mengunduh dan menginstalnya terlebih dahulu. Kemudian, jalankan software tersebut dan ikuti petunjuk yang diberikan untuk memulai proses pemulihan. Biasanya, Anda perlu memilih lokasi penyimpanan di mana file yang terhapus sebelumnya berada, dan kemudian software akan melakukan pemindaian untuk mencari file yang terhapus. Setelah pemindaian selesai, Anda dapat melihat daftar file yang ditemukan dan memilih file yang ingin Anda pulihkan.

Pastikan Anda menyimpan file yang pulih ke lokasi yang berbeda dengan file aslinya untuk menghindari kehilangan data. Selain itu, jangan lupa untuk membuat salinan cadangan file yang penting secara berkala untuk menghindari kehilangan data di masa depan.

3. Menggunakan Command Prompt

Jika Anda memiliki pengetahuan teknis yang lebih dalam, Anda dapat menggunakan Command Prompt untuk mengembalikan file yang terhapus. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Pertama, buka Command Prompt dengan cara menekan tombol Windows + R, ketik “cmd” (tanpa tanda kutip), dan tekan Enter. Jendela Command Prompt akan terbuka.

Selanjutnya, ketik perintah “chkdsk /f” (tanpa tanda kutip) di Command Prompt dan tekan Enter. Perintah ini akan memeriksa dan memperbaiki kesalahan pada disk penyimpanan Anda.

Setelah perintah selesai, ketik perintah “ATTRIB -H -R -S /S /D drive:\*.*” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter. Ganti “drive” dengan huruf drive tempat file yang terhapus sebelumnya berada. Perintah ini akan mengembalikan atribut file yang terhapus.

4. Menggunakan Backup atau Cloud Storage

Jika Anda telah membuat salinan cadangan file Anda secara berkala atau menggunakan layanan cloud storage seperti Google Drive atau Dropbox, Anda dapat mencoba mengembalikan file yang terhapus dari sana. Buka aplikasi atau situs web layanan tersebut, cari file yang terhapus, dan ikuti petunjuk yang diberikan untuk mengembalikannya.

Layanan cloud storage sering menyimpan versi sebelumnya dari file Anda, sehingga Anda dapat mengembalikan versi sebelumnya jika file yang terhapus terjadi dalam jangka waktu tertentu.

Pastikan Anda tetap melakukan sinkronisasi file Anda secara teratur dengan layanan cloud storage atau membuat salinan cadangan file secara berkala untuk memastikan keamanan data Anda.

5. Konsultasikan dengan Ahli

Jika semua langkah di atas tidak berhasil mengembalikan file yang terhapus, Anda dapat menghubungi ahli pemulihan data profesional. Mereka memiliki perangkat dan pengetahuan khusus untuk mengembalikan file yang hilang atau terhapus. Namun, perlu diingat bahwa jasa pemulihan data profesional mungkin berbiaya tinggi dan tidak dapat menjamin pemulihan 100% dari semua file yang terhapus.

Sebelum menggunakan layanan ahli, pastikan Anda mencari informasi dan ulasan tentang reputasi dan keahlian penyedia jasa tersebut. Pastikan juga Anda memiliki cadangan file yang penting untuk mengurangi risiko kehilangan data yang tidak dapat dipulihkan.

Dalam kesimpulan, meskipun file yang terhapus tidak ada di Recycle Bin, Anda masih memiliki beberapa cara untuk mengembalikannya. Mulai dari menggunakan fitur bawaan Windows, software recovery, Command Prompt, hingga layanan cloud storage atau bantuan ahli. Selalu ingat untuk membuat salinan cadangan file yang penting secara berkala dan menjaga keamanan data Anda agar terhindar dari kehilangan file yang tidak dapat dipulihkan.