Gimana Cara Mengembalikan File yang Terhapus

Siapa yang tidak pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan ketika file penting di komputer atau perangkat lainnya secara tidak sengaja terhapus? Rasanya pasti sangat frustasi dan panik, terutama jika file tersebut memiliki nilai sentimental atau vital bagi kita. Namun, jangan khawatir, ada beberapa cara yang dapat Anda coba untuk mengembalikan file yang terhapus. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan mudah diikuti tentang gimana cara mengembalikan file yang terhapus.

Sebelum kita melangkah lebih jauh, penting untuk diingat bahwa semakin cepat Anda bertindak, semakin besar kemungkinan untuk mengembalikan file yang terhapus. Jadi, jangan menunda-nunda, segera ikuti langkah-langkah berikut untuk mengembalikan file yang hilang.

1. Menggunakan Recycle Bin

Jika Anda baru saja menghapus file dan belum mengosongkan Recycle Bin, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksanya. Caranya sangat sederhana, cukup buka Recycle Bin dengan mengklik ikonnya di desktop atau mencarinya dalam menu Start. Di dalam Recycle Bin, Anda akan melihat daftar file yang terhapus. Cukup klik kanan pada file yang ingin Anda pulihkan, lalu pilih opsi “Restore”. File tersebut akan kembali ke lokasi aslinya sebelum dihapus.

Recycle Bin adalah tempat penyimpanan sementara yang memudahkan Anda untuk mengembalikan file yang terhapus dengan mudah. Namun, perlu diingat bahwa jika Anda mengosongkan Recycle Bin atau menggunakan kombinasi tombol shift+delete untuk menghapus file, maka file tersebut tidak akan masuk ke Recycle Bin dan langkah selanjutnya harus dilakukan.

2. Menggunakan File History

Jika Anda menggunakan sistem operasi Windows 10, ada fitur yang disebut “File History” yang dapat membantu Anda mengembalikan file yang terhapus. Fitur ini secara otomatis mencadangkan file-file penting Anda ke drive eksternal atau jaringan. Jadi, jika Anda kehilangan file, Anda dapat memeriksa apakah file tersebut ada dalam salinan cadangan File History.

Untuk menggunakan fitur File History, cukup buka aplikasi “Settings” di Windows 10, lalu pilih opsi “Update & Security”. Di sana, Anda akan menemukan opsi “Backup” di menu sebelah kiri. Klik pada opsi tersebut, dan Anda akan melihat “Add a drive” untuk memilih lokasi penyimpanan cadangan. Setelah Anda menambahkan drive eksternal atau jaringan sebagai lokasi cadangan, Anda dapat mencari file yang terhapus melalui File History. Pilih file yang ingin Anda pulihkan, lalu klik “Restore” untuk mengembalikannya ke lokasi aslinya.

3. Menggunakan Software Pemulihan Data

Jika cara-cara sebelumnya tidak berhasil atau Anda telah mengosongkan Recycle Bin, Anda dapat mencoba menggunakan software pemulihan data. Ada banyak software yang tersedia secara online yang dirancang khusus untuk mengembalikan file yang terhapus. Beberapa software populer di antaranya adalah Recuva, EaseUS Data Recovery Wizard, dan MiniTool Power Data Recovery.

Untuk menggunakan software pemulihan data, Anda perlu mengunduh dan menginstalnya di komputer Anda. Setelah diinstal, jalankan program dan ikuti petunjuk yang diberikan. Biasanya, Anda akan diminta untuk memilih lokasi di mana file tersebut terhapus dan jenis file yang ingin Anda pulihkan. Setelah proses pemulihan selesai, Anda akan melihat daftar file yang dapat dipulihkan. Pilih file yang ingin Anda kembalikan, lalu simpan kembali ke lokasi yang Anda inginkan.

4. Menggunakan Backup Eksternal

Jika Anda memiliki kebiasaan mencadangkan file secara teratur ke drive eksternal, seperti hard drive eksternal atau flash drive, maka Anda sangat beruntung. Anda dapat dengan mudah mengembalikan file yang terhapus dengan menghubungkan drive eksternal tersebut ke komputer dan menyalin kembali file yang terhapus ke lokasi yang diinginkan.

Penting untuk selalu melakukan backup file secara rutin sebagai langkah pencegahan. Dengan memiliki salinan file di tempat lain, Anda akan lebih siap jika terjadi kehilangan atau penghapusan file.

5. Menggunakan Layanan Cloud

Jika Anda menggunakan layanan cloud seperti Google Drive, Dropbox, atau OneDrive, kemungkinan besar file yang terhapus masih dapat dipulihkan. Layanan cloud ini biasanya memiliki fitur Recycle Bin atau Trash yang menyimpan file yang dihapus selama periode tertentu sebelum benar-benar dihapus secara permanen.

Anda dapat mengakses Recycle Bin dari aplikasi layanan cloud yang Anda gunakan. Di sana, Anda akan melihat daftar file yang terhapus. Cukup pilih file yang ingin Anda kembalikan, lalu pilih opsi “Restore” untuk mengembalikannya ke lokasi semula.

Dalam kesimpulan, kehilangan file yang penting atau bernilai bagi kita bisa sangat mengecewakan. Namun, dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda memiliki peluang yang baik untuk mengembalikan file yang terhapus. Ingatlah untuk selalu bertindak cepat dan menghindari menimpa file yang hilang dengan file baru. Selalu lakukan backup file secara rutin untuk mencegah kehilangan data di masa depan. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam mengatasi masalah kehilangan file.